TJDM
Festival Teater Indonesia

Sand PaperGunung HalftoneGunung Halftone White

Festival Teater Indonesia

Festival Teater Indonesia (FTI) adalah wadah perayaan seni teater serta pertemuan antara praktisi, pendukung, dan penonton teater di 4 titik temu yang mewakili wilayah se-Indonesia. Proses kurasi dilakukan untuk memilih kelompok-kelompok yang akan menampilkan karya alih wahana karya sastra Indonesia ke atas panggung teater.

Titimangsa menyelenggarakan FTI bersama Penastri (Perkumpulan Nasional Teater Indonesia) dan bekerja sama dengan Direktorat Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI.

Image 1
Image 2
Image 3
Image 4
Image 5
Image 6
Image 7
Image 8
Image 9
Image 10

Tim

Kurator

Ibed S. Yuga

Ibed S. Yuga

Kurator

Shinta Febriany

Shinta Febriany

Kurator

Tya Setyawati

Tya Setyawati

Kurator

Yustiansyah Lesmana

Yustiansyah Lesmana

Kurator

Fedli Aziz

Fedli Aziz

Kurator

Nurul Inayah

Nurul Inayah

Kurator

Arifin Baderan

Arifin Baderan

Kurator

Syamsul Fajri

Syamsul Fajri

Kurator

Catatan Kuratorial

“Sirkulasi” merujuk pada bagaimana ide, wacana, dan karya seni bergerak/digerakkan: melintasi ruang, waktu, medium, dan komunitas. Serta bagaimana pergerakan ini membentuk pengalaman bersama dan pengetahuan baru. “Ilusi” ditambahkan sebagai keterangan strategi konseptual yang menciptakan lapisan makna untuk menata persepsi kritis atas keterhubungan antara panggung dan realitas sosial kontemporer.

Jadwal Pertunjukan

15+90 minutesSelesai
Tangga Mimpi

Tangga Mimpi

oleh Porman Wilson Manalu

Maemunah berkhianat pada silsilah keluarga dan menghancurkan fondasi kekerabatan dengan durhaka pada orang tua karena cinta yang menyebabkan ia terpuruk. Berbekal pesan dari sang ayah agar merawat rumah panggung dan tidak boleh dijual dalam kondisi apapun ditambah pengalaman hidupnya di kota; dengan sederet kepahitan pengkhianatan ia hendak mengabdikan seluruh masa depannya di rumah panggung Melayu. Saat Maemunah fokus menata rumah panggung, sosok dari masa lalunya; Satria hadir sebagai aktor memukau yang pernah membuat Maemunah nekat berkhianat terhadap ajaran leluhurnya. Kemunculan Satria dari salah satu layar ruang waktu itu menciptakan teror psikis di diri Maemunah. Maemunah terpaku pada empat persimpangan, dan Satria berada di jalan belakang. Di Persimpangan itu, kesetiaan Maemumah kembali diuji; lanjut menyusun tangga mimpinya atau kembali ke jalan belakang bersama Satria?

Saksikan pada tanggal

01 Desember 2025, 20.00 [WIB]

Program Sayap

Program sayap dirancang sebagai perpanjangan dari semangat Sirkulasi Ilusi, yang menggerakkan teater sebagai ruang kritis untuk menjelajahi era di mana realitas kian kabur dan terkendali. Berdasarkan pembacaan terhadap isu-isu teater di tiap kota dan hasil amatan curator, program ini merespons kebutuhan aktual ekosistem teater. Seluruh rancangan program berpijak pada empat pilar kuratorial FTI: realisme pemikiran, adaptasi transformatif, interaksi reflektif, dan ruang kolaboratif baru—sebagai upaya membangun pertukaran pengetahuan dan keberlanjutan praktik teater lintas kota.

[01]
Dec 12, 2025

Test Staging

Test

[02]
Dec 12, 2025

Workshop Manajemen

Workshop Manajemen

Penyelenggara

Kementerian Kebudayaan RI
Penastri
Titimangsa

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Masih punya pertanyaan lain?

Hubungi kami melalui festivalteaterindonesia@gmail.com

Atau whatsapp di +62 856-4664-9529